MENYIKAPI TENTANG HADIS PERTENGAHAN BULAN RAMADHAN DIHARI JUM'AT

 Bismillahirrahmanirrahim

      Semoga kita selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. Dan smga sholawat dan salam kepada nabi Muhammad Saw dapat memberikan syafaatnya buat kita sebagai umatnya diakhir zaman, aamiin, aamiin, aamiin ya rabbal alamin.

     Saudara sekalian ya dirahmati Allah SWT. Disekian berita dari medsos, salah satunya topik pembahasan tentang, apa yang terjadi di pertengahan bulan ramadhan ini, dan apaah itu akan terjadi tahun ini, dan apakah itu tanda daripada kiamat. Wallahualam bissawaf, datangnya kiamat hanyalah Allah SWT. Yang tau, tugas kita hanyalah sudah siapkah amal kita menuju akhirat alam yang kekal nantinya, dalam hal yang diterangkan pada hadis, dan para ulama pun mengatakan hadis ini tidak shohih, dalam hal ini diterangkan "bahwasannya akan datang nanti pertengahan bulan ramadhan tepat pada hari Jumat, maka akan terdengar suara yang mengejutkan manusia, hingga dalam suatu Vidio saya mendengar, kalau suara itu membuat para wanita yang ada di dalam rumah, akan terlempar keluar, akibat suara dan gempa itu, saudara yang dirahmati Allah SWT. Kita bayangkan saja gempa seperti itu tentu sangat la besar, dan akan mengorbankan banyak manusia, hingga bulan Syawal, Dzulhijjah dan Muharram nnti akan terjadi pertumpahan darah dimana-mana, wallahualam, itu belum tentu terjadi dan bila terjadi pun, belum tentu itu terjadi ditahun ini, karena sebagian ulama mengatakan bahwasannya dulu pernah juga terjadi tanggal tepat seperti ini namun tidak terjadi seperti demikian, hingga dalam suatu hadis tersebut, ketika kita mendengar suara keras itu, maka hendaknya kita:

- tutup telinga
- dan bersujud mengucapkan "Subhana malikil kudduss"

    Dan sisi positif nya adalah, mau itu terjadi atau pun tidak kematian pasti akan datang pada tiap yang bernyawa, "kullunafsin za ikotul maut" setiap yang bernyawa itu akan mati, dan masalahnya siap tidak kita menghadapi mati itu, karena jika kita mati dalam keadaan suulkhotimah, atau pun mati dalam kemaksiatan, naudzubilahimin dzalik, tidak ada terlambat untuk bertobat kepada Allah SWT. Dalam kisah taubat, seorang bukan agama Islam, dalam suatu riwayat ia telah membunuh 99 orang lalu singkat cerita ia mendapat hidayah dan ada pada dirinya untuk bertaubat, lalu dalam suatu riwayat ia bertanya kepada seorang pendeta, wahai pendeta, apakah diampuni dosa saya ini wahai pendeta, lalu pendeta itu bertanya, apa dosa mu wahai anak muda, pemuda itu menjawab, saya telah membunuh 99 orang yang tidak berdosa, maka pendeta itu menjawab pergi kamu dari sini dosamu sangatlah besar...saking jengkel nya pemuda itu membunuh pendeta itu lagi hingga ia membunuh 100 orang tidak berdosa, lalu ia pergi ke suatu ulama dan bertanya, wahai ulama diampunikah dosa ku ini ya ulama, ulama bertanya apa dosa mu anak muda, jawab ia, aku telah membunuh 100 orang tidak bersalah, apakah diampuni dosaku ini wahai ulama, maka menjawab, "dosamu sangat besar anak muda, tapi percayalah Rahmat Allah SWT, lebih besar dari pada dosa-dosa mu.

    Hingga pada saat ia disuruh pergi dari tempat itu supaya ia bisa merubah hidupnya, hal ini mengajarkan kepada kita untuk selalu berhati-hati dalam memilih teman dan lingkungan hingga sampai ditengah jalan ajal menjemputnya, dalam suatu riwayat menjelaskan jaraknya nya lebih sejengkal kemajlis ilmu/daerah yang ia cari untuk belajar, hingga 2 malaikat berebutan, yang ingin dimasukkan ke neraka atau surga, jadi Allah SWT. Memerintahkan kepada mereka untuk mengukur perjalanan beliau hingga ternya, lebih satu jengkal lebih dekat menuju majlis ilmu, dan akhirnya ia masuk ke surga intinya.

    Jadi, mari lah saudara-saudara seiman kita perbaiki diri kita Allah SWT. Pasti akan mengabulkan permintaan hambanya yang bersungguh-sungguh, mari jaga sholat kita, smga kita selalu menjadi hamba yang menjaga sholatnya, lakukan amalan dahsyat yang dapat menghapuskan banyak dosa dan menambah pahala, baik berupa amal jariyah, baca Al Qur'an, sodakoh dan sebagainya. Kita hadapi wabah bencana dengan usaha doa dan tawakal yang menumbuhkan keimanan yang baik. Mari lah jangan sampai terlambat, semoga Allah selalu memberikan rahmat kepada kita semua, aamiin wallahualam bissawaf

Comments